Prabu Diaz Usulkan KONI dan Ketua DPRD Tempuh Perdamaian Lewat Jalur BK

ARAHBARU — Tokoh masyarakat sekaligus Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Dedi Setiadi (Prabu Diaz) menggelar pertemuan penting di Gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (9/10). Pada kesempatan itu Prabu Diaz Usulkan KONI dan Ketua DPRD Tempuh Perdamaian Lewat Jalur Badan Kehormatan (BK).

Pertemuan ini diadakan dalam rangka menyikapi dinamika yang sedang memanas antara DPRD dan pengurus KONI Kota Cirebon.

Diaz menyampaikan aspirasinya untuk memperkuat komunikasi di antara kedua lembaga, sembari mengapresiasi sikap terbuka BK yang siap menindaklanjuti aduan dari pihak KONI. Ia berharap Badan Kehormatan dapat bekerja sesuai prosedur normatif demi menjaga objektivitas dalam penanganan masalah ini.

“Kami mengapresiasi BK yang responsif dalam menerima aduan pengurus KONI. Harapan kami, BK dapat menjalankan tugasnya sesuai SOP yang berlaku untuk menyelesaikan permasalahan ini secara adil,” ujar Diaz.

Tak hanya itu, Diaz juga mengusulkan solusi damai melalui musyawarah, tanpa perlu membawa konflik ini ke ranah hukum. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan demi kepentingan bersama, khususnya dalam masa-masa krusial menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta Pilkada serentak.

“Saya mengusulkan agar kedua pihak duduk bersama, berdialog, dan saling memaafkan demi kemajuan Kota Cirebon, terutama di sektor olahraga. Mari kita utamakan musyawarah agar konflik ini bisa diselesaikan dengan baik,” tambah Diaz.

Diaz juga menekankan bahwa ego pribadi harus dikesampingkan demi mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak. Ia berharap kedua belah pihak segera merespon positif upaya mediasi ini, sehingga konflik tidak berlarut-larut.

BACA JUGA :  Program Edutrain PT KAI, Berikan Edukasi Perkeretaapian Sekaligus Suguhkan Destinasi Wisata

“Kita tidak perlu mencari siapa yang salah, tapi bagaimana kita menemukan solusi terbaik untuk kepentingan bersama. Semoga semua bisa bersatu kembali demi kebaikan Kota Cirebon,” tutupnya.

Prabu Diaz berharap perselisihan ini dapat segera diselesaikan sebelum langkah hukum diambil, agar suasana di Kota Cirebon tetap kondusif dan aman.

“Saya juga meminta kepada semua pihak agar tidak mengeluarkan statement yang bisa memperkeruh suasana,” pungkasnya.

Sementara itu, Andrie Sulistio, Ketua DPRD Kota Cirebon menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Prabu Diaz tersebut. 

ia pun sepakat dengan apa yang disampaikan Prabu Diaz, hal tersebut demi terjaganya kondusifitas Kota Cirebon dan mengajak semua elemen bersatu untuk membangun Kota Cirebon.

“Banyak agenda besar ke depan yang harus diselesaikan, mari kita bersama menatap dan bergandengan tangan membangun Kota Cirebon lebih baik,” ajaknya.

Seperti diketahui, persoalan itu muncul menyusul sikap arogansi Ketua DPRD terhadap Ketua KONI Kota Cirebon peristiwa itu dipicu disaat Ketua DPRD menanyakan tentang anggaran KONI dengan suara bernada tinggi. Ucapan ini dinilai sejumlah pengurus KONI sebagai sikap yang tidak sopan.
(Dms)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai