Heboh Beredar Minyak Goreng Kemasan “Minyak Kita” Diduga Palsu, Siapa Bertanggungjawab?
ARAHBARU – Ibu rumah tangga di Cirebon kini harus ekstra hati-hati menyusul heboh beredarnya minyak goreng kemasan merek “Minyak Kita” yang diduga palsu, yang ditenggarai hasil penyaringan minyak goreng bekas pakai.
Beredarnya minyak goreng yang disinyalir berbahaya untuk kesehatan tubuh itu, terungkap dari Kecurigaan salah seorang warga Kota Cirebon yang menemukan keanehan pada isi dalam kemasan botol tersebut
“Ada sebagian botol minyak goreng ‘minyak kita’ itu berbeda dengan kemasan ‘minyak kita’ yang aslinya. Kalau yang asli itu warnanya bening, sedangkan yang diduga palsu itu agak kehitaman terus terdapat endapan berwarna hitam,” ungkap Amay, salah seorang pemilik warung di Kota Cirebon.
Amay menjelaskan, dirinya membeli minyak goreng merek ‘MinyaKita’ itu dari salah satu distributor di Kabupaten Cirebon.
“Minyak-minyak ini saya beli dari salah satu distributor di Kabupaten Cirebon. Awalnya sih biasa saja, namun ada beberapa warga yang beli minyak kepada saya mengeluhkan rasa minyaknya beredar dan warnanya hitam,” katanya..
Dari laporan warga itu, Amay menuturkan, dirinya langsung mengecek stock minyak yang ia beli.
“Setelah saya cek, ternyata benar. Minyak ini diduga palsu atau diduga oplosan. Selain warnanya hitam, aroma minyaknya juga berbeda antara yang asli dengan yang palsu,” tuturnya.
Amay berharap pihak kepolisian dan BPOM bertindak cepat karena minyak palsu atau oplosan dapat merusak kesehatan masyarakat.
Sementara itu didapat informasi jika minyak goreng mereka ‘Minyak Kita’ sempat juga disalurkan Bulog Cirebon. Hanya saja sejauh ini belum ada penjelasan resmi tentang kerjasama tersebut
Asep Husna salah satu bagian di Kantor Bulog Cirebon ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat belum bisa memberikan penjelasan.
“Maaf pak untuk klarifikasi langsung dengan pimpinan nanti, beliau yang akan menjawabnya,” balas Husna, Jumat (3/1).
Terkait dengan permasalahan beredarnya minyak goreng merek ‘Minyak Kita’ yang diduga palsu dan sudah meresahkan masyarakat ini, kini sudah terendus oleh pihak kepolisian dari Polres Cirebon Kota dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
Jika kondisi dilapangan memang ditemukan ada pihak yang “bermain” dengan memasarkan minyak goreng yang bisa membahayakan masyarakat, maka siapa pun orangnya haruslah diminta pertangungjawabannya.(Dms)


















