Minyak Goreng Bermasalah Bukan dari Bulog Cirebon, Ini Penjelasannya
ARAHBARU – Bulog Cabang Cirebon memastikan bahwa produk minyak goreng yang mereka distribusikan telah memenuhi standar kualitas dan keamanan. Isu mengenai beredarnya minyak goreng palsu, yang belakangan menjadi perbincangan hangat, ditegaskan bukan berasal dari gudang Bulog Cirebon.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Cabang Cirebon, Ramaijon Purba, didampingi Asisten Manager Bisnis Bulog Cirebon, Asep Husna, dalam konferensi pers, Senin (6/1).
“Kami sangat teliti, bahkan setiap barang yang masuk dan keluar gudang akan dilakukan pengecekan,” ujar Ramaijon Purba.
Purba menambahkan bahwa setelah mendengar isu adanya minyak goreng palsu merek “Minyak Kita,” pihaknya segera melakukan pengecekan mendalam terhadap stok di gudang.
“Intinya, saat dilakukan pengecekan, minyak goreng kami yang disimpan di gudang Bulog itu diketahui tidak berbau dan tidak menemukan endapan,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa hingga saat ini, dari sekitar 40 ribu liter minyak goreng yang telah dijual oleh Bulog, tidak ada satu pun keluhan dari masyarakat atau pembeli.
Untuk diketahui, Isu mengenai minyak goreng palsu mencuat setelah seorang pedagang di Kota Cirebon, melaporkan adanya temuan minyak goreng merek “Minyak Kita” dengan kondisi yang diduga palsu. Minyak tersebut dilaporkan memiliki endapan di dasar botol kemasan, seperti minyak bekas pakai, dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Namun, Bulog Cirebon menegaskan bahwa produk mereka tidak memiliki ciri-ciri tersebut. Pihak Bulog terus berkomitmen menjaga kualitas produk yang didistribusikan kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tenang. Produk yang kami jual aman dan sudah sesuai dengan standar,” kata Purba.(Dms)


















