Tiga Calon Gubernur LIRA NTB, Ramaikan Muswil ke III Tahun 2023

MATARAM – Sepertinya ada tiga sosok didaulat menjadi calon Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Nusa Tenggara Barat, yang bakal meramaikan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke III pada 17-18 Maret 2023 di Hotel Lombok Plaza, Kota Mataram. Mereka adalah kemungkinan Zainudin dan H. Suhubunnuri dan yang satunya belum mau disebutkan namanya.

Yang menarik di bursa kandidat Gubernur LIRA Nusa Tenggara Barat pada Muswil ke III kali ini adalah, muncul dua calon yang tak kalah pentingnya, yakni Zainudin (Bupati Lira Lombok Utara), dan H. Suhubunuri (Calon Anggota DPD RI Dapil NTB).

Hingga berita ini tayang, H. Suhubunuri memang belum secara resmi menyatakan dirinya maju dibursa kandidat, namun namun desas desuanya sudah mencuat sebagai kandidat Presiden LIRA di Muswil Lira Ke-III Tahun 2023.

Menurut rencana Miswil ke III LIRA Nusa Tenggara Barat, akan dibuka oleh Wamendagri RI. Hal itu sebagai bukti bahwa lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang satu itu tak diragukan, organisasi yang selalu kritis dan solutif.

“LIRA yang telah memasuki usia ke 18 sudah tidak diragukan eksitensinya. Sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, sepak terjangnya tidak perlu diragukan, karena LIRA adalah lembaga yang selalu kritis dan solutif,” kata Kamarudin, M.Pd., Ketua Organize Committee Muswil III LIRA Nusa Tenggara Barat.

Sejak kemarin rapat terus dilakukan oleh Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah LIRA Se Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Gubernur Lira Nusa Tenggara Barat, Syamsuddin, sudah menetapkan tanggal dan waktu pelaksanaan Muswil Lira Ke-III. Keputusan Gubernur Lira NTB disambut oleh semua kader LIRA se NTBi.

“Kami akan menyukseskan Muswil Lira ini, tentunya kami dari Dewan Pimpinan Wilayah atas nama Panita Muswil membuka seluas -luasnya bagi Kader Lira dan Relawan dan Simpatisan Putra Putri terbaik NTB yang aktif dan Konsen Pergerakannya dibidang Pencegahan dan Pengawasan Tindak Pidana Korupsi, untuk bisa ikut swrta mendaftarkan diri sebagai Kandidat Gubernur Lira NTB,” lanjut Kamarudin yang juga menjabat sebagai Plt. Bupati Lira Lombok Tengah.

BACA JUGA :  Gowes HUT Kota Cirebon dan Hari Koperasi Nasional ke 76 Berlangsung Meriah

Menjelang penyelenggaraan Muswil III LIRA Nusa Tenggara Barat, suasan persiapan sudah 65 persen siap.

Ibarat gadis, LIRA masih seksi untuk diperebutkan. Hingga kini sejumlah relawan yang mengaku sebagai Tim Sukses, telah menggaungkan sejumlah nama yang akan meramaikan suksesi pemilihan Gubernur Lira Nusa Tenggara Barat masa bakti 2023-2027. Dari internal ada yang masih menghendaki agar Syamsuddin diberi kesempatan menahkodai LIRA Nusa Tenggara Barat, walaupun sudah dua periode demi kemajuan LIRA NTb ke depan. Disamping Sosok Gubernur Lira yang di Gaungkan kembali, ada nama Kader Internal yang di inginkan Kader dan Relawan Lira Se NTB dengan menyebut nama Zainudin, Dilman, Taufan Hadi dan H. Suhubunuri.

Selain dua calon pontesial tersebut, muncul nama H. Suhubunuri, Calon Anggota DPD RI Dapil Nusa Tenggara Barat. Meski belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan, namun cukup banyak kader LIRA menggauangkan namanya.

“Kita tunggu saja, karena Panitia Steering Committee belum membuka pendaftaran. Pendaftaran akan dibuka pada saat usai pembukaan Muswil nanti pada tanggal 16-17 Maret 2023. Ada persyaratan bagi Gubernur Lira, dan normative saja. Yang terpenting punya komitmen membesarkan LIRA dan taat pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LIRA serta Konsen pada Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.” kata Ketua Steering Committee Kamarudin.

Ditambahkan Kamarudin, Miswil ke III LIRA Nusa Tenggara Barat ini sebagai ajang konsolidasi organisasi menuju pesta demokrasi 2024. Walaupun tidak berinduk pada partai tertentu, namun sebagai civil society organization, peran LIRA cukup strategis dalam memberikan pencerahan bagi masyarakat.

Menurut Muhammad Nur, anggota Steering Committee, sekalipun Syamsuddin masih menjabat Gubernur LIRA Nusa Tenggara Barat saat ini, namun beliau sudah dua Periode dan menurut AD/ART sudah gak bisa mencalonkan diri lagi, sehingga dia (Syamsuddin) di mutasi ke DPP sebagai Wakil Presiden Lira Bidang Perbaikan Jaringan dan Teritorial, sepertinya masih banyak voters yang menghendaki dirinya memimpin LIRA Nusa Tenggara Barat namun karena sudah aturan tidak membolehkan dan hanya kita belum tau arah dukungannya ke mana nanti kita lihat.

BACA JUGA :  Kapolda NTB Ajak Semua Pihak Benahi Kekurangan sumba event internasional MXGP

“Tapi semua itu kita lihat di floor, apakah beliau masih bersedia atau ada kandidat yang direkomendasikan untuk melanjutkan kepemimpinannya tiga tahun ke depan,” katanya.

Seperti diketahui, sebagai LSM yang struktur organisasinya menggunakan shadow of gaverment dengan jaringan hingga ke Kelurahan/Desa, Muswil Lira NTB ke III kali ini menjadi momentum untuk kembali menata organisasi agar dapat bergerak lebih efektif dan efisien.

Tema Muswil Lira NTB kali ini “Peran serta masyrakat mendorong transparansi pengelolaan negara dalam pembangunan dan perekonomian, untuk Nusa Tenggara Barat Bersih dan Bebas, kuat dan Tangguh”.

18 tahun berdirinya LIRA, tentu sudah banyak yang dilakukan dalam membantu pemerintah dalam menuntaskan pembangunan di negeri ini. Dan dalam 18 tahun kehadirannya, LIRA telah banyak menyumbangkan kader terbaiknya untuk menempati legislative dan eksekutif, baik di daerah maupun pusat.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai