Punya Kans Besar, Agus Mulyadi Digadang-gadang Akan Maju Pilwalkot Cirebon

ARAHBARU CIrebon – Nuansa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Cirebon kini mulai terasa. Meski masih ada yang malu-malu kucing untuk muncul, namun kini sudah ada kabar tokoh yang kemungkinan akan bertarung pada Pilkada jelang akhir tahun ini.

Satu diantaranya yakni nama Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi. Mantan Sekda ini kembali mencuat sebagai kandidat calon Wali Kota Cirebon, yang diinginkan masyarakat untuk meneruskan program pembangunan.

Pengamat politik Sutan Aji Nugraha menjelaskan Pilkada adalah proses pemilihan kepala daerah, termasuk walikota atau bupati, yang dilakukan secara langsung oleh rakyat. Munculnya nama Agus Mulyadi dilihat dari kinerja positif di mata masyarakat.

“Ini adalah momen penting di mana pemimpin lokal dipilih untuk mengemban tanggung jawab memimpin dan mengelola daerah tersebut. Dan masyarakat menilai langsung kinerjanya dalam memajukan Kota Cirebon,” ucapnya Rabu (27/3).

Sutan Aji menambahkan Agus Mulyadi tampaknya memiliki dukungan dari masyarakat untuk memajukan Kota Cirebon melalui Pilwalkot.

“Pemilihan wali kota bisa menjadi kesempatan besar bagi Agus Mulyadi untuk meneruskan pembangunan Kota Cirebon sesuai dengan visi dan programnya,” ungkapnya

Menurut Sutan Aji, kinerja positif sering kali menjadi momen penting bagi calon dalam Pilkada. Kinerja yang baik di masa jabatan sebelumnya bisa meningkatkan elektabilitas dan dukungan dari pemilih.

“Agus Mulyadi memiliki peluang untuk memenangkan Pilkada jika mampu membangun basis dukungan yang kuat dan efektif meraih kepercayaan pemilih melalui program-program yang relevan dan kinerja yang baik,” ujarnya

Sebelumnya, salah satu partai besar dikabarkan mengandeng Pj Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi maju di kontestasi Pilwalkot Cirebon.

Informasi yang diperoleh dilapangan, pria yang akrab disapa Gus Mul ini mempunyai tiga opsi diakhir masa jabatannya sebagai Pj Walikota Cirebon.

BACA JUGA :  Bentrok TKA Cina dengan TKI di Perusahaan Nikel Morowali, Tiga Pekerja Tewas

“Opsi yang pertama akan melanjutkan karir ASN ke jenjang yang lebih tinggi ke provinsi atau kementerian. Opsi kedua bisa saja sebagai tenaga fungsional utama seperti jadi dosen. Dan ketiga tidak menutup kemungkinan ikut dalam kontestasi Pilkada,” pungkasnya. (Dms)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai