Padepokan Anti Galau Jadi Moment Pertemuan Tiga Tokoh, Hero, Dedmul dan Ayu, Bahas Ekonomi Cirebon dan Jawa Barat
ARAHBARU, Cirebon – Ada pemandangan berbeda pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lokasi Padepokan Anti Galau milik Ustadz Ujang Bustomi pada Jumat (25/10) kemarin.
Pada kegiatan itulah terjadinya moment pertemuan tiga tokoh di Jawa Barat dan Cirebon. Mereka yakni Politisi Partai Demokrat sekaligus anggota DPR RI, Herman Khaeron, Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Calon Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih.
Pertemuan ketiga tokoh di padepokan itu berlangsung akrab, dan tentunya menjadi ajang silaturahmi bersama para tokoh masyarakat Cirebon yang hadir di padepokan.
Herman Khaeron atau yang akrab disapa Hero ini mengatakan rasa syukurnya karena dalam kesempatan itu, Ustadz Ujang Bustomi memberikan dukungan penuh kepada Dedi Mulyadi dan Wahyu Tjiptaningsih dalam pencalonan mereka di Pilgub Jawa Barat dan Pilbup Cirebon.
Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Cirebon dan sekitarnya.
“Kami berencana membangun sinergitas untuk meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Cirebon. Kami ingin Cirebon menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan bisnis sekaligus mempertahankannya sebagai destinasi wisata budaya dan religi,” ungkap Hero Jumat.
Sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya, Hero menyoroti pentingnya menjaga dan mengembangkan situs-situs budaya dan religi di Cirebon, seperti keraton, makam Sunan Gunung Jati, dan peninggalan sejarah lainnya.
Agar menjadi daya tarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Selain itu, pengenalan lebih luas akan kuliner khas Cirebon juga dianggapnya penting dalam menarik wisatawan.
“Seperti di negara-negara Eropa, kota tua dan pusat kerajaan menjadi tujuan wisata yang diminati wisatawan dan tentunya mampu menopang pertumbuhan ekonomi serta pendapatan masyarakat di sekitarnya,” jelasnya.(Dms)
















