Dua Pangkalan Gas di Cirebon Oplos Elpiji Subsidi, Negara Rugi Rp2,5 Miliar

ARAHBARU, Cirenon – Praktik curang kembali terungkap di wilayah Kota Cirebon. Dua pangkalan gas elpiji yang berlokasi di Kelurahan Pegambiran dan Karyamulya nekat mengoplos gas bersubsidi menjadi gas komersial. Akibat ulah mereka, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp2,5 miliar.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan enam orang tersangka, terdiri dari dua pemilik pangkalan dan empat pekerja.

“Kegiatan ini sudah berlangsung selama 10 bulan dan terungkap berkat laporan dari masyarakat,” ujar AKBP Eko, Selasa (17/6).

Dari hasil penggerebekan, polisi menyita lebih dari 1.000 tabung gas berbagai ukuran, mulai dari 3 kg, 6 kg hingga 12 kg. Selain itu, turut diamankan satu unit kendaraan roda tiga dan satu unit mobil box yang diduga digunakan dalam distribusi gas hasil oplosan.

Modus operandi para pelaku adalah memindahkan isi gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg ke dalam tabung gas non-subsidi berwarna pink yang dijual dengan harga komersial. Proses pengoplosan dilakukan langsung di lokasi pangkalan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

Dalam kesempatan yang sama, Fadlan Ariska, Sales Branch Manager Pertamina yang hadir di lokasi mengatakan bahwa pihaknya menduga kedua pangkalan ini juga menyampaikan data fiktif terkait jumlah pengguna.

“Ada indikasi laporan fiktif pengguna yang dimasukkan oleh pangkalan, hal ini akan kami tindaklanjuti secara internal,” tegas Fadlan.

Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan distribusi gas bersubsidi karena merugikan negara dan masyarakat kecil sebagai pengguna utama elpiji melon 3 kg.(MDR)

Spread the love

BACA JUGA :  Refleksi Penghormatan Kemerdekaan, Pengendara di Kota Cirebon Hentikan Kendaraan Selama 30 Detik

Mungkin Anda juga menyukai