Diduga Sindikat Penyelundup Pendatang Asing, Sembilan Orang ditahan SPRM

ARAH BARU – Sembilan orang termasuk lima aparat penegak hukum ditahan Komisi Antikorupsi Malaysia (SPRM), yang diduga merupakan sindikat penyelundupan pendatang asing tanpa izin (PATI) di Sabah

SPRM menyebutkan dalam pernyataan media yang dikeluarkan di Putrajaya, Sabtu,
lima aparat penegak hukum, termasuk dua di antaranya pegawai perempuan berusia 30 dan 41 tahun, ditahan sekitar pukul 14.30 waktu setempat dan pukul 20.40, pada Jumat (24/3).

Dikatakan pula ada empat tersangka yang diyakini bertindak sebagai agen PATI dari negara tetangga yang melibatkan tiga perempuan lokal berusia antara 37 dan 48 tahun dan seorang pria berusia 73 tahun juga ditangkap antara pukul 15.30 dan 18.00 pada hari yang sama.Dalam operasi khusus SPRM bersama Departemen Registrasi Nasional (JPN) bernama Operasi Lancar.

Modus operandi sindikat terlibat yakni setiap PATI atau Penduduk Sementara yang tidak memiliki dokumen sah atau memiliki larangan akan membayar sekitar RM2.500 atau sekitar Rp8,6 juta kepada agen PATI jika ingin meninggalkan Sabah melalui Bandara Tawau.

Sindikat kemudian akan memberikan MyKad asli dan boarding pass atas nama pemilik MyKad asli kepada grup PATI yang menggunakan layanan mereka.

PATI dari negara tetangga yang bersangkutan kemudian akan lolos pemeriksaan otoritas di Bandara Tawau dan di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2) setelah pembayaran suap dilakukan kepada petugas penegak hukum.

SPRM juga menemukan bahwa, untuk setiap penerbangan ke KLIA 2, agen tersebut akan mendatangkan antara lima hingga 20 imigran gelap dan sindikat ini diyakini telah beroperasi sejak 2018.

Dalam operasi itu, SPRM menyebutkan telah menyita beberapa barang seperti telepon genggam, KTP milik orang Malaysia dan stempel keluar Sabah lengkap dengan nomor serinya.

BACA JUGA :  Lembaga YAPIG Galesong Takalar kembali adakan Wisuda Santri TK, TPA Se Galesong di Pantai Akkarena Makassar

Sementara itu, JPN dalam operasi tersebut juga menangkap total 12 orang asing ilegal yang diketahui masuk ke Tanah Air menggunakan sindikat yang terlibat.

Oleh karena itu, SPRM menyatakan akan terus bekerja sama dengan JPN dan lembaga penegak hukum lainnya untuk memberantas sindikat penyelundupan PATI.

(Evi)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai