Tertipu Oknum Polri, Bayar Rp 598 Juta Jadi Polwan, Anaknya Malah Jadi “Baby Sitter”

ARAHBARU – Tragis, itulah yang dialami Calim, warga Kabupaten Subang, Jawa Barat. Niat ingin membahagiakan anak gadisnya menjadi Polisi Wanita (Polwan) lewat orang dalam sirna. Dia malah kehilangan uang lebih dari setengah miliar, anak gadisnya itu malah sempat dijadikan “baby sitter” Oleh oknum polisi.

Didampingi pengacaranya, Dr Eka Suryaatmaja, Calim Sumarlin menceritakan, peristiwa itu terjadi tahun 2016 silam. Berawal perkenalannya dengan AS (belakangan diketahui anggota Polri yang PTDH).

Intinya AS menjanjikan bisa mewujudkan keinginan Calim, dan AS pun berkoordinasi dengan dua orang polri aktif yakni Aiptu HP dan Bripka YF. Dari sana Calim lantas menyerahkan uang kepada Aiptu HP sebesar Rp 500 juta dan kepada Bripka YF sebesar Rp 98 juta.

Sambil menunggu proses pendaftaran itu, sambung Calim, anak gadisnya TR lalu dititipkan ke rumah tinggal Bripka YF. “Selama menunggu proses jadi polisi itu nasib anak saya makin ga jelas, malah anak saya dijadikan pembantu, misalnya bersih-bersih rumah dan jadi pengasuh anaknya Bripka YF,” ungkapnya.

Terkait dengan yang dialami anaknya, Calim sudah mengadukan dan membuat laporan ke Polda Metro dan Mabes Polri. Tapi sayangnya hingga kini belum ada tindaklanjutnya.

Menurut pengacara Eka Suryaatmaja, kliennya meminta keadilan atas apa yang sudah dialami. Dan berharap kasus ini segera menjadi terang benderang.

Eka menekankan pentingnya menjaga kebenaran dan keadilan dalam tubuh kepolisian. Eka menyoroti bahwa masih banyak anggota polisi yang berintegritas tinggi, namun tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab harus ditindak tegas agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.(dms)

Spread the love
BACA JUGA :  Kunjungan dan Silaturahmi Jasa Raharja Sulsel di Kantor Samsat Bulukumba

Mungkin Anda juga menyukai