NSA Ditangkap atas Tuduhan Pencabulan, Agus Prayoga: Klien Kami Alami Intimidasi
ARAHBARU, Kota Cirebon – Kasus pencabulan terhadap anak tiri yang diduga dilakukan NSA, kini makin berkembang. Bahkan tersangka akan melakukan praperadilan.
Kuasa hukum NSA, Agus Prayoga, mengungkapkan, kliennya diduga mengalami penganiayaan saat berada di Rutan Polres Cirebon Kota.
“Klien kami telah menjadi korban kekerasan sejak proses penyidikan, yang menurutnya penuh dengan penyimpangan hukum,” kata Agus Prayoga kepada sejumlah wartawan, Minggu (22/9).
Agus menambahkan, pihaknya berencana mengajukan praperadilan terkait dugaan pelanggaran prosedur penangkapan dan penyidikan. Bahkan ada intimidasi dan pemukulan selama proses tersebut, bahkan terdapat bukti transfer sejumlah uang kepada oknum tertentu.
Agus juga menyatakan bahwa kliennya mengalami cedera fisik yang parah, termasuk tangan bengkak dan luka di beberapa bagian tubuh. Ia menduga kekerasan terjadi akibat adanya permintaan uang yang dilakukan oleh oknum di dalam rutan.
Ditempat yang sama, Dedi Suhendi, perwakilan keluarga NSA, membenarkan adanya dugaan kekerasan tersebut. “Setelah ditangkap dan diperiksa, NSA masuk ke sel dan terlihat babak belur, dengan keluhan sakit di bagian perut,” ungkap Dedi.
Keluarga NSA mengungkapkan bahwa mereka sempat menerima permintaan uang dari oknum yang mengaku sebagai petugas, yang meminta sejumlah uang sebesar Rp2,5 juta.
Kasus ini kini tengah menjadi perhatian serius, dengan pihak kuasa hukum NSA berencana melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada LPSK dan Bareskrim untuk mendapatkan perlindungan lebih lanjut. (Dms)


















