Handarujati Tegaskan Soliditas Cabor dan Siapkan Langkah Hukum

CIREBON – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Cirebon pada Rabu, calon Ketua KONI Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP, terus melakukan konsolidasi dan berbagai langkah antisipasi.

Dalam pertemuan dengan sejumlah perwakilan cabang olahraga (Cabor) Senin (28/4), Andru—sapaan akrab Handarujati—menegaskan bahwa dukungan dari 23 Cabor masih solid untuk mengantarkan dirinya menjadi Ketua KONI Kota Cirebon.

“Alhamdulillah, saya bersama Cabor-Cabor pro Handarujati menggelar konsolidasi membahas perkembangan terakhir dengan segala dinamika yang ada. Kami sudah solid dengan 23 Cabor yang mendukung dan siap memilih,” kata Andru.

Andru juga menanggapi dinamika pencalonan Andi Riyanto Lie, yang sebelumnya mendapat dukungan beberapa Cabor namun kini sembilan di antaranya menarik kembali dukungannya.

“Situasi ini kami sikapi dengan serius. Kami pastikan bahwa Cabor yang ada di barisan kami tetap solid hingga Musorkot nanti,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi tekanan atau dinamika yang terjadi, Andru secara resmi menunjuk tim kuasa hukum yang terdiri dari Cecep Suhardiman, Reno Sukriano, Wisnu, dan Jaka Permana.

“Tentu kami tidak perlu takut. Kita dilindungi secara hukum dan punya hak memilih. Tidak perlu gentar dengan indikasi tekanan yang bisa mengganggu proses demokrasi. Semangat kita tetap sportif, menjunjung nilai-nilai olahraga yang lebih baik,” jelas Andru.

Menanggapi dukungan yang dikabarkan diberikan oleh Wali Kota dan Ketua DPRD kepada kandidat lain, Andru menegaskan bahwa dirinya tidak berlindung pada kekuasaan, melainkan hanya kepada Allah SWT.

Sementara itu, Cecep Suhardiman selaku tim kuasa hukum menyampaikan bahwa langkah hukum ini ditempuh untuk memastikan seluruh proses Musorkot berjalan sesuai jalur.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Sulsel Gerak Cepat Berikan Jaminan Personel Ditlantas Korban Laka

“Handarujati sudah menunjuk kami untuk mengawal jalannya Musorkot. Kami ingin memastikan tidak ada praktik tekanan atau ancaman kekuasaan yang bisa merusak sportifitas olahraga,” ujar Cecep.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keabsahan dukungan, termasuk mencermati jika ada dukungan ganda ataupun pencabutan dukungan yang tidak sah.

“Kami akan mempersoalkan legalitas dukungan jika diperlukan. Sportifitas adalah ruh dalam olahraga,” tambahnya.

Selain itu, Cecep mengingatkan bahwa untuk membesarkan KONI, perlu keberanian dan komitmen kuat, tidak hanya bergantung pada dukungan APBD semata, melainkan mencari berbagai sumber pendanaan sah lainnya.

“Handarujati didukung dan dipilih oleh Ketua Cabor yang memiliki hak suara. Itu yang paling penting,” tutup Cecep.(MDR)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai