STTC Cirebon Teken MoU dengan Universitas Widyatama

ARAH BARU, Cirebon – Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC) menjalin kerjasama dengan Universitas Widyatama. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman (MoU) antara keduanya yang dilakukan di Kampus STTC di Jalan Evakuasi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.

Ketua STTC Dr. Ir. Adam Safitri S. T,. M. T. mengatakan, penandatanganan kerjasama dengan Universitas Widyatama yang terakreditasi unggul dalam hal Tei Dharma yakni berkaitan dengan penelitian pengabdian kepada masyarakat dan pengajaran.

“Untuk kegiatan hari ini adalah menjalin kerjasama dengan Universitas Widyatama yang terakreditasi unggul dengan Sekolah Tinggi Teknologi teknologi Cirebon berkaitan dengan Tri Dharma yaitu penelitian pengabdian masyarakat dan pengajaran tentunya yang kita tekankan di sini adalah implementasi berkaitan dengan merdeka belajar,” katanya, Rabu (16/10/2024).

Ia melanjutkan, MoU dengan Universitas Widyatama juga berkaitan dengan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) untuk mengembangkan sayap dalam berkarya baik dalam segi pembelajaran maupun karya di tengah masyarakat.

“Kemudian lebih jauh lagi akan ada program PSSKU yaitu mata kuliah di luar kampus. Universitas Widyatama ingin mengembangkan sayapnya berkaitan dengan program-program studi yang di luar kampus yang ada di wilayah Cirebon yaitu menggandeng STTC untuk bisa bekerja sama yang dikembangkan secara bersama-sama,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Widyatama Prof. Dr. H. Dadang Suganda, M.Hum. mengatakan, penandatanganan MoU dengan STTC merupakan langkah besar dalam dunia perguruan tinggi.

“Penandatanganan MoU dengan STTC adalah kolaborasi dalam pelaksanaan untuk saling memberikan kontribusi kepada dua perguruan tinggi untuk mengembangkan kegiatan yang lebih berkualitas lagi,” katanya.

BACA JUGA :  Sempat Nunggak 9 tahun, Senyum Bahagia Suneli Ketika Ditawari BPJS Oleh Nina Secara Gratis

Ia menyatakan, kerjasama ini dapat menjadi contoh model bagi perguruan tinggi lainnya dalam mengembangkan output yang diharapkan baik akademis maupun menciptakan lulusan yang berkualitas.

“Kami bisa memberikan semacam contoh model inspirasi bagaimana mengelola pendidikan, kami juga bisa memberikan semacam pengalaman bagaimana mengelola mutu internal yang dapat menjadi role model bagi yang lain,” pungkasnya.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai