Nekat “Begal Susu” Gadis Remaja di Pusat Perbelanjaan, Pemuda di Cirebon Babak Belur Digebukin Massa
CIREBON, Arahbaru.id – Nekat, itulah kata yang tepat buat seorang pemuda berinisial ES (33) yang melakukan pelecehan seksual “membegal susu” seorang gadis remaja berumur 17 tahun, Kamis (18/4) malam. Sebelum akhirnya mendekam di sel tahanan Mapolres Cirebon Kota, pelaku sempat “dihakimi” massa di sekitar lokasi kejadian.
Saat ini, Polres Cirebon Kota tengah menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di kawasan pertokoan salah satu pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui layanan telepon darurat 110 dan kanal pengaduan “Lapor Kapolres Bae”.
“Korban saat itu sedang berjalan di area pertokoan, kemudian didekati oleh pelaku yang secara tiba-tiba menyentuh bagian sensitif tubuh korban (bagian dada,red),” ujar AKBP Eko, Kamis (18/4).
Pelaku berinisial ES (33) langsung diamankan oleh petugas setelah sebelumnya ditangkap oleh petugas keamanan (security), linmas, dan warga sekitar. “Saat petugas kami tiba di lokasi, pelaku sudah diamankan warga dan sempat mendapatkan tindakan fisik,” tambahnya.
Menurut Kapolres, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia juga telah diperiksa kondisi kesehatannya dan dalam keadaan baik. “Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan saat ini kami juga masih mendalami motif dari tindakan tersebut,” ujar Eko.
Korban berinisial FL (17) masih berstatus anak di bawah umur. Atas dasar itu, penyidik menggunakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagai dasar hukum dalam menangani kasus ini. “Ancaman hukuman bagi pelaku bisa mencapai 5 hingga 15 tahun penjara,” tegasnya.
Saat ini penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban, petugas keamanan, dan warga yang berada di lokasi kejadian. Kemungkinan adanya korban lain juga masih didalami.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, terutama perempuan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di malam hari di tempat-tempat yang sepi. “Kami harap masyarakat tetap waspada dan tidak segan melaporkan jika mengalami atau menyaksikan kejadian serupa,” tutupnya.(MDR)

















