Ikuti Program KDM Samsat Kabupaten Cirebon Dibanjiri Wajib Pajak, Calo Masih Bebas Beraksi
CIREBON, Arahbaru.id – Program penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), membawa dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari membludaknya antrean pembayaran pajak di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Cirebon.
Pantauan di Kantor Samsat Kabupaten Cirebon, menunjukkan antrean panjang warga yang rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan pelayanan pembayaran pajak. Banyak di antara mereka yang datang sejak pagi, membawa berkas lengkap dengan harapan segera dilayani.
Salah satu wajib pajak, Dedi Suhendar (41), warga Kecamatan Talun, mengaku mengantre sejak pagi dan baru dilayani siang hari.
“Lumayan lama ya, tapi mau gimana lagi. Ini kesempatan bagus karena pajaknya dihapuskan. Yang penting sabar,” ujarnya sambil menunjukkan bukti pembayaran pajak motornya.
Namun di tengah semangat masyarakat menyambut program KDM, masih terlihat praktik para calo yang berkeliaran di sekitar area Samsat. Mereka menawarkan jasa pengurusan pajak dengan imbalan tertentu, memanfaatkan situasi padatnya antrean dan tingginya permintaan.
Menurut informasi dari warga dan pengamatan di lapangan, para calo ini memang sudah lama beroperasi, namun intensitas mereka semakin meningkat sejak diberlakukannya program penghapusan pajak.
Menanggapi situasi tersebut, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap praktik percaloan yang merugikan masyarakat.
“Akan kami tindak para calo yang berkeliaran di Samsat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Terkait lonjakan jumlah wajib pajak, Kompol Mangku Anom menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan sumber daya secara maksimal guna memberikan pelayanan terbaik.
“Kondisi di lapangan memang membludak, tapi anggota kami pun sudah maksimal memberikan pelayanan,” tutupnya.(MDR)


















