Program SD Sambung Jawa 2 Jadi Contoh, Teba Modern Dukung Pengelolaan Sampah
MAKASSAR – SD Negeri Sambung Jawa 2 yang berada di Jalan Baji Pangasseng, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan (SulSel) terlihat asri dan nyaman. Halaman sekolah yang dipenuhi tanaman hijau serta kebersihan lingkungan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua siswa, Senin (27/4/2026).
Suasana yang sejuk membuat para orang tua betah menunggu anak-anaknya pulang sekolah. Mereka juga bisa menikmati keindahan taman yang tertata rapi di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, kebersihan dan keindahan sekolah ini juga menjadi nilai tambah yang menarik minat calon siswa baru.
Selain lingkungan yang tertata rapi, fasilitas di sekolah ini juga terus dibenahi. Salah satunya adalah ruang UKS yang dibangun menggunakan anggaran APBD, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan siswa di lingkungan sekolah.
Di bagian pintu gerbang, pihak sekolah juga telah membangun kanopi menggunakan dana BOS sekolah. Fasilitas ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi siswa dan orang tua saat datang maupun pulang sekolah, terutama saat cuaca panas maupun hujan.
Tak hanya itu, SD Negeri Sambung Jawa 2 juga memiliki program pengelolaan sampah melalui teba modern. Program ini mengolah sampah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk tanaman di lingkungan sekolah.
Program teba modern ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kota Makassar dalam pengelolaan sampah. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi melalui pemanfaatan kompos.
Dengan adanya program tersebut, SD Negeri Sambung Jawa 2 diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Kota Makassar dalam pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
Kepala SD Negeri Sambung Jawa 2, Rusniati, mengatakan bahwa kondisi tersebut tidak lepas dari kerja sama antara guru dan siswa.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan antara guru dan siswa di sini, SD Sambung Jawa 2 semakin indah dan bersih,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah akan terus menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan, termasuk merawat tanaman serta membangun keterampilan siswa dalam menjaga lingkungan sekolah.
“Ke depan kami akan terus meningkatkan kebersihan dan keindahan sekolah. Ini semua hasil kerja sama antara siswa, guru, dan juga petugas sekolah,” tambahnya.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman menjadi salah satu faktor penting bagi orang tua dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka.
“Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi dan tetap menjadi daya tarik bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sini,” tutupnya.(Abels Usmanji)

