ARAH BARU – Artikel ini berisi informasi mengenai Persatuan Ahli Farmasi Indonesia yang telah berkembang pesat. Salah satunya di Kabupaten Aceh Utara yang dikutip dari pafikabacehutara.org.
Farmasi menjadi salah satu jurusan di bangku perkuliahan yang mempelajari cara meracik, memformulasikan, mengidentifikasikan, membuat serta menstrandarkan obat.
Ketika berbicara mengenai obat-obatan, pasti banyak orang yang berasumsi bahwa orang yang mendalami ilmu farmasi pasti akan bekerja sebagai apoteker.
Padahal peluang kerja lulusan farmasi tidak hanya sebagai apoteker saja, melainkan ada juga beberapa pekerjaan yang menerima lulusan dari jurusan tersebut.
Untuk ketahui apa saja profesi kerja yang dapat ditempati oleh lulusan farmasi, Anda dapat simak selengkapnya di sini.
Berikut 3 rekomendasi profesi kerja dari lulusan farmasi:
1. Peneliti
Setelah menyelesaikan pendidikan di jurusan farmasi, Anda dapat berkarir sebagai peneliti dalam pengembangan obat di Indonesia. Dengan peran ini, Anda berkontribusi pada kemajuan ilmu farmasi.
Kesempatan kerja sebagai peneliti dapat ditemukan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta laboratorium klinis.
Selain itu, lulusan D3 farmasi dapat bekerja sebagai analis laboratorium di perusahaan, dengan tugas-tugas seperti memeriksa dokumen dan sampel, serta menyusun laporan hasil analisis fisik dan kimia.
2. Tenaga Pengajar
Selain menjadi peneliti, Anda juga dapat memperdalam ilmu farmasi dengan berkarir sebagai tenaga pengajar setelah lulus. Sebagai dosen, Anda bisa mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang farmasi dan mendidik calon sarjana farmasi yang berkualitas.
Untuk menjadi tenaga pengajar, gelar S1 saja tidak cukup. Anda perlu melanjutkan ke jenjang pascasarjana dan mengikuti studi profesi. Setelah itu, Anda dapat mencari peluang kerja sebagai dosen di berbagai universitas. Dalam proses ini, Anda bisa memanfaatkan jaringan untuk mendapatkan informasi dan rekomendasi lowongan kerja sebagai pengajar ilmu farmasi.
3. Product Development Specialist
Perusahaan yang membutuhkan lulusan farmasi tidak hanya terbatas pada industri obat-obatan. Produsen produk kecantikan juga membutuhkan tenaga product development specialist, terutama dari lulusan farmasi.
Seorang Product Development Specialist memulai pekerjaannya dengan merencanakan penelitian produk baru.
Produk ini harus sesuai dengan permintaan pasar, sehingga kemampuan untuk melakukan riset pasar juga diperlukan dari seorang Product Development Specialist.
Demikian informasi mengenai profesi pekerja yang cocok untuk lulusan farmasi.*

