KAHMI Kabupaten Cirebon Undang Komisioner Ombudsman RI, Bahas Pentingnya Mobil Listrik

arahBaru – Cirebon. Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kabupaten Cirebon mengundang Anggota Komisioner Ombudsman RI Hery Susanto, M.Si sebagai keynote speaker dalam gelaran acara FGD tentang Diskusi Pelayanan Publik yang bertajuk  “Literasi Program Ekosistem Kendaraan Listrik di Instansi Pemerintah Daerah“ pada tanggal 5/4/2023 di salah satu hotel di kawasan jalan Tuparev Cirebon.

Koordinator Presidium (Koorpres) MD KAHMI Kabupaten Cirebon Dr. H. Taqiyuddin Masyhuri, M.Pd, didampingi Sekretaris Umum Yosep Yanuardi, S.H. mengatakan, acara diskusi pelayanan publik tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman baru kepada masyarakat khususnya di lingkungan pemerintah daerah sekitar terkait dengan banyaknya penggunaan kendaraan dinas.

“Kami yakin terobosan baru yang digagas oleh PLN untuk kendaraan berbasis daya listrik di era sekarang ini, perlu menjadi perhatian dan kajian kita agar dapat lebih disosialisasikan kepada publik” ujar Taqiyuddin.

Dalam pemaparannya, Hery Susanto menyampaikan bahwa  saat ini mobil listrik menjadi solusi dalam mengatasi persoalan BBM yang mahal dan kebutuhannya  sangat tinggi. mobil listrik juga hadir seiring  karena mulai krisis dan mahalnya harga BBM.

Belum lagi Pertamina disana sini mengalami bencana ledakan, mulai Cilacap dan Dumai. Saat dirinya melihat langsung ke Dumai, ternyata di depo Dumai jarak kilang hanya pembatas jalan, dibandingkan dengan Semarang dan Balongan masih lebih mending karena ada jalan.

“Yang menyedihkan justru di Depo Plumpang Jakarta, karena hanya dibatasi tembok padahal sebagai obyek vital nasional” ungkap Hery.

Pihaknya menegaskan, perlunya pemahaman warga karena masih banyak yang menggunakan BBM  fosil, yang akhirnya pemerintah terbebani bbm fosil yang memakan APBN, tahun lalu 500 triliun, maka terobosan pemerintah dengan kendaraan listrik ini sangat diperlukan, ulas Hery.

BACA JUGA :  Patroli KRYD Ditresnarkoba Polda Sulsel Sasar Hiburan Malam

Kaitan infrastruktur, pihaknya mendesak PLN harus membangun SPKLU (SPBU Listrik), dan ini masih terkonsentrasi di Jabodetabek, yang penting bagaimana edukasi ke masyarakat. 30 Maret pemerintah menerapkan subsidi motor 7 juta. “Ini bicara masa depan,” terangnya.

Dalam acara FGD tersebut, hadir sebagai narasumber diskusi yakni M. Khotim selaku Asisten KU V Ombudsman RI, GM PLN Cirebon; Roni Afrianto, Kabid Ketenagaan Listrik Dinas ESDM Jawa Barat; Zaenal Arifin, Kabid Infraswil Bapeda Kab Cirebon; Teti Meriawati, Kadis DPMD Kabupaten Cirebon; Nanan Abdul Manan dan Dekan FAI UMC; Dr. Aip Syarifudin, M.Pd.

Sekretaris Umum MD KAHMI Kabupaten Cirebon Yosep Yanuardi juga menjelaskan, bahwa acara FGD tersebut merupakan satu rangkaian kegiatan dengan Rapat Kerja  Pengurus MD KAHMI Kabupaten Cirebon Periode 2022 – 2027, yang diawali dengan gelaran diskusi publik.

“Forum kajian atau diskusi yang bekerja sama dengan PLN itu juga diadakan, sebagai bagian dari pembekalan bagi para pengurus dalam menyusun program-program organisasi yang terkoneksi dengan lintas unsur pemerintah dan masyarakat agar lebih komprehensif” pungkasnya (jud).

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai