DPD Al-Hidayah Kota Cirebon Sumbang Korban Terdampak Bencana di Cianjur

arahBaru, CIANJUR – Sebagai wujud kepedulian kepada korban yang terdampak bencana di Cianjur – Jawa Barat, DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Cirebon memberikan sumbangan sebanyak 700 paket, untuk kebutuhan anak-anak dan dewasa, pada Selasa, 17/1/2023 di salah satu lokasi bencana gempa.

Sumbangan paket yang diberikan, berasal dari kumpulan dana donasi anggota Pengajian Al-Hidayah tingkat Kota Cirebon, kecamatan dan kelurahan, yang terhimpun secara sukarela, pada beberapa waktu lalu.

“Paket bantuan itu kami berikan di dua rukun warga (RW), di Desa Rawa Cina, Kecamatan Cibulakan – Cianjur, yang dikemas dalam bentuk paket: Perlengkapan (dewasa, anak, bayi) 325 dan peralatan kebersihan 100.  Berikutnya berupa konsumsi (susu dan sereal) 227 paket, kue kering 40 ball dan mie instan 8 dus, ” ujar Ketua DPD Al-Hidayah Kota Cirebon, Dra. Imroatul Fatihah, M.Ag.

Saat penyerahan bantuan yang diikuti oleh Sekretaris DPD Pengajian Al-Hidayah Tati Nurhayati, Wakil Ketua Bidang Sosial/Muamalah Imas Maskanah dan para pengurus  itu, teknis pemberian kepada para korban bencana mendapat penunjukan ke lokasi oleh Siti Atikah, sebagai kordinator penerimaan bantuan  gempa di Desa Rawa Cina, sesuai sasaran penerima manfaat di lokasi gempa.

Beberapa warga dilokasi juga menuturkan, kondisi saat ini yang paling dirasakan adalah faktor psikologis ‘Trauma’ (trauma healing) khususnya bagi anak-anak. Mereka mengalami kesulitan tempat tinggal, belajar dan arena bermain yang selama ini digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu Pengajian Al-hidayah yang telah memberikan perhatian dan bantuannya yang diperlukan para warga dan anak-anak kami di sini” ujar Siti Atikah didampingi sesama kordinator Ari Rizalul Alpani.

Melihat kondisi para korban terdampak bencana tersebut, menurut Iim (sapaan Imroatul Fatihah), masih sangat diperlukan adanya perhatian dan penanganan dari pemerintah serta bantuan masyarakat. “Kami merasakan ikut prihatin melihat kondisi para korban yang terdampak bencana gempa ini, banyak kerusakan yang terjadi di mana-mana, semoga semuanya dapat segera teratasi dan pulih kembali. Musibah ini memang dirasakan cukup berat, tetapi kita harus tetap sabar dan tawakkal” ucap Iim.

BACA JUGA :  Wakapolda Buka Orientasi Pra Tugas Lulusan Diktuk Bintara dan Tamtama Gel. 2 TA. 2023 Polda Sulsel

Sebagaimana diketahui, bencana longsong yang terjadi pada Senin (21/11/2022)  berkekuatan 5,6 magnitudo di Cianjur – Jawa Barat, telah mengakibatkan 334 orang meninggal, 8 warga yang belum ditemukan, 593 orang luka berat dan sekitar 71 ribu bangunan rumah serta perkantoran rusak berat, sedang dan ringan, seperti dikutip kompas.com.

JAMAAH PENGAJIAN AL-HIDAYAH INTENS MEMBERIKAN BANTUAN

Sementara itu, Iim juga menjelaskan, bahwa para jamaah yang tergabung dalam Pengajian Al-Hidayah di Kota Cirebon, dalam berbagai kesempatan acap kali memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami musibah, sakit atau duka cita secara suka rela. “Kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai rasa kebersamaan kepada sesama ummat, sesuai ajaran Islam ‘amar ma’ruf nahi mungkar”, imbuhnya.

Pengurus DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Cirebon yakin, melalui program amaliah seperti ini akan turut menggugah kesadaran untuk dapat berbagi rasa dalam meringankan beban yang terkena musibah, sekaligus dalam rangka meningkatkan kualitas ketakwaan yang direalisasikan secara nyata. “Kami mengajak, marilah kita semua selalu meningkatkan sikap ta’awun, simpati dan empati kepada sesama, Insya Allah pada saatnya akan diberikan tambahan rejeki yang barokah dan melimpah” pungkas Iim yang diamini oleh para pengurus. (Rendi Yusuf).

 

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai