Akibat Dianiaya Oleh Senior, Seorang Santri di Kuningan Meninggal

Ilustrasi garis Polisi,Seorang Santri dianiaya oleh senior hingga meninggal

ARAH BARU, Cirebon- Diduga dianiaya senior hingga meninggal dunia seorang santri pondok pesantren di Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Sempat dilarikan ke klinik setempat, akibat dipukul oleh dua orang kakak kelas, korban meninggal pada Hari Minggu (20/11) pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, keluarga santri korban penganiayaan tersebut meminta agar pihak ponpes bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Paman korban, Suhanan mengatakan, meninggalnya keponakannya tersebut meninggalkan duka yang mendalam. Sementara saat jenazah korban santri dianiaya senior diserahkan kepada keluarga, tidak ada perwakilan dari lembaga pendidikan tersebut yang datang mengantar.

“Terlepas dengan kejadian kematian anak kami, kami hanya ingin pertanggungjawaban dari pihak yayasan atau lembaga pendidikan ponpes,” katanya.

Pihak keluarga juga sudah melimpahkan kasus ini ke kepolisian untuk mengungkap kebenarannya. “Sejak terjadinya insiden dugaan perampasan nyawa anak kami, polisi sudah melakukan penanganan dan mendatangi lingkungan ponpes tersebut,” ucapnya.

Dia menyebut, sudah dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Ditemukan sejumlah luka lebang di bagian punggung dan sekitar dada korban. “Dugaan jelas penganiayaan, tapi gak tahu bisa mengalami luka itu akibat benturan atau pukulan,” katanya.

Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, untuk lebih jelas, dia meminta untuk menanyakan langsugn Kasat Reskrim Polres Kuningan. “Sementara ke Kasat langsung ya,” katanya dikutip dari TribunJabar, Senin (21/11).

Spread the love
BACA JUGA :  Diduga Siswa MTs Blitar Kota Tewas  Dianiaya Teman Sekolah

Mungkin Anda juga menyukai